Pemerintah Jawa Timur Kaji Larang Sepakbola

Gubernur Jawa Timur Soekarwo sedang mengkaji secara mendalam melarang pertandingan sepakbola diwilayahnya. Wacana ini diapungkan pasca meninggalnya lima bonek di Lamongan.

Tujuan pelarangan pertandingan sepak bola adalah untuk meredam permusuhan antarsuporter, yang belakangan marak terjadi. 

Moratorium tersebut dibahas dengan seluruh stakeholder sepak bola lainnya di Jawa Timur, termasuk dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur dan Panglima Daerah Militer (Pangdam) V Brawijaya.
PSMS IPL & Persebaya 1927 (GOAL.com/Nina Rialita)Moratorium pertandingan sepak bola merupakan antisipasi sekaligus pembelajaran buat para klub dan suporter agar dapat berkompetisi lebih sportif.

“Tapi harus dibicarakan, Tidak hanya kita dengar. Harus ada langkah kongkret, misalnya dengan dijarangkannya  pertandingan,” tegas Pakde Karwo.

Hal itu menurutnya dilakukan, untuk pendidikan, pencerahan dan sebagai introspeksi. 

“Keamanan dan ketertiban menjadi prioritas. Bukan semata-mata kompetisi kemudian menghasilkan perpecahan. Namun saya tidak bisa memaksakan kehendak Saya. Harus dibicarakan bersama. Tujuannya satu, yaitu mengurangi kekerasan,” pungkas Pakde Karwo. (gk-31)

Posted on 13 Maret 2012, in LIGA INDONESIA, OLAHRAGA. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: